TRADISI LELUHUR DALAM TIMBANGAN ISLAM

Tradisi Leluhur

Kalau tradisi leluhur itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam alias tidak dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya, maka boleh-boleh saja. Terlebih jika tradisi itu sejalan dengan Maqaashid asy-Syarii’ah (spirit dan tujuan syari’at), justru berpahala dan bakal mendatangkan kemaslahatan.

Permasalahan kita adalah; manakala tradisi itu berbenturan dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Membelakangi syari’at-Nya, menerjang larangan-Nya. Kita bahkan sudah melihat dampak buruknya yang masif. Bukan cuman harta, raga dan jiwa pun sirna.

Sedekah laut atau Sedekah bumi atau apalah namanya adalah contoh tradisi yang menyimpang dan melawan syari’at. Apapun alasannya, kurban adalah ibadah. Dan ibadah hanya boleh diperuntukkan seutuhnya bagi Allah semata.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya shalatku, ibadah-kurban-ku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,” [QS. Al-An’am: 162]

Jika dipalingkan sedikit saja kepada selain Allah, itulah sejatinya hakikat kesyirikan yang diperangi Rasulullah ﷺ selama 23 tahun perjuangan dakwah beliau mengembalikan tradisi leluhur Arab yang telah menyimpang dari millah (agama) Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimus-sholaatu wassalaam. Inilah makna sejati ikrar syahadat kita; “Laa ilaaha illallaah”.

Simak apa kata Allah Ta’aala tentang orang-orang yang berdalil dengan tradisi nenek moyang dan leluhur. Padahal jelas-jelas tradisi turun temurun mereka itu bertentangan dengan ajaran Islam.

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۗ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah.” Mereka menjawab, “(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya).” Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.” [QS. Al-Baqarah: 170]

Apakah kita akan mengembalikan umat ini ke era jahiliyahnya setelah Rasulullah ﷺ menyelamatkan kita ke atas Bahtera Tauhid…?? Bahtera yang telah memerdekakan umat ini dari perbudakan kepada makhluk menuju penghambaan hanya kepada Allah…??

 

***

✍ Abu Ziyan Johan Saputra Halim

(Pimpinan Redaksi Buletin Al Hujjah)

Leave a Comment