FIQIH RINGKAS SUJUD TILAWAH

Bagi yang berupaya meng-khatamkan al-Quran di bulan Ramadhan yang mulia ini, tentu akan sering melewati ayat-ayat Sajdah. Pada saat membaca atau mendengarnya, disyariatkan melakukan Sujud Tilawah.

Berikut ini beberapa hal seputar fiqih Sujud Tilawah yang perlu diketahui, hasil rangkuman dari kesimpulan penjelasan para ulama:

🍒 Apa hukum Sujud Tilawah?
Sunnah Mu-akkadah, sangat dianjurkan. Sujud Tilawah tidak wajib, karena Nabi dan Sahabat pernah tidak melakukannya ketika melewati Ayat Sajdah.

Sekalipun di dalam shalat, Sujud Tilawah tetap hukumnya Sunnah, tudak wajib. Demikian penjelasan Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah.

🍒 Apakah harus dalam keadaan suci dan sudah berwudhu?

Pendapat yang lebih kuat adalah; tidak harus. Ini adalah pendapat Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhu, dan dipilih oleh Imam al-Bukhari.

Di antara alasannya, karena Sujud Tilawah adalah ibadah tersendiri yang berbeda hukumnya dengan sujud dalam shalat. Sementara, tidak ada dalil yang mempersyaratkan harus berwudhu sebelum Sujud Tilawah.

Atas alasan yang sama, boleh juga bagi wanita haidh dan nifas untuk melakukan Sujud Tilawah.

🍒 Apakah wanita harus menutup keseluruhan tubuh seperti ketika shalat?
Tidak harus. Wanita -ketika di rumah misalkan- boleh Sujud Tilawah tanpa harus mengenakan mukena terlebih dahulu.

🍒 Apakah harus menghadap kiblat?
Tidak harus, namun sebaiknya menghadap kiblat. Demikian kesimpulan Syaikh Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaily.

🍒 Bolehkah dilakukan di waktu-waktu yang terlarang melakukan shalat?
Boleh, demikian pendapat Madzhab Syafi’i, juga Ibnu Taimiyyah, Syaikh Bin Baz & Syaikh al-‘Utsaimin rahimahumullah.

🍒 Apakah orang yang mendengar Ayat Sajad di luar shalat namun tidak seksama, juga disyariatkan untuk sujud?
Tidak disyariatkan, ini menurut sebagian ulama. Sebagian lagi mengatakan; tetap disyariatkan baginya untuk sujud. Demikian kata Syaikh Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaily.

🍒 Bagaimana tata caranya?

Pertama: jika di dalam shalat.
————
Maka dilakukan seperti sujud biasa. Takbir dan mengangkat kedua tangan saat turun untuk sujud. Lalu membaca tasbih yang dituntunkan, seperti bacaan; “سبحان ربي الأعلى” atau doa dan dzikir lainnya yang disunnahkan ketika sujud. Kemudian bangkit dari sujud sambil bertakbir tanpa mengangkat kedua tangan.

Kedua: jika di luar shalat.
————
Secara umum, caranya sama seperti sujud ketika shalat. Letak bedanya;
–Ketika turun mengucapkan takbir, namun tanpa mengangkat kedua tangan. Sebagian ulama mengatakan; tanpa takbir & tanpa angkat kedua tangan.
–Adapun ketika bangkit dari sujud, tanpa mengucapkan takbir dan tanpa mengangkat kedua tangan.

🍒 Apakah ada salam setelah Sujud Tilawah di luar sholat?
Tidak ada salam.

🍒 Ayat apa saja yang termasuk Ayat Sajdah?

Ibnu Hazm menukil ijma’ bahwa di al-Quran; ayat-ayat Sajdah jumlahnya tidak lebih dari 15 yaitu:

1. Al-A’raf: 206
2. Ar-Ra’d: 15
3. An-Nahl: 49-50
4. Al-Isra: 107-109
5. Maryam: 58
6. Al-Hajj: 18
7. Al-Furqan: 60
8. An-Naml: 25-26
9. As-Sajdah: 15
10. Fushilat: 37-38
11. Al-Hajj: 77
12. Shad: 24
13. An-Najm: 62
14. Al-Insyiqaq: 20-21
15. Al-‘Alaq: 19.

📜 Referensi:
— Fiqhul ‘Ibadat, dorar.net
— Penjelasan Syaikh al-‘Utsaimin: https://youtu.be/DMW02o_9qtw
— Penjelasan Syaikh Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaily: https://youtu.be/Z4oFZUAqxKo

____
Lombok, 18 Ramadhan 1441 | 10-05-2020

✍ Johan Saputra Halim

Follow Telegram: t.me/kristaliman

Leave a Comment