Sayyidul Istigfar

Sayyidul Istigfar

Sahabat yang mulia, Syaddâd bin Aus radiallahu’anhu meriwayatkan dari Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya beliau pernah mengajarkan satu do’a yang berjuluk “Sayyidul Istighfâr” (penghulunya istigfar), beliau bersabda: “Sayyidul Istighfâr, adalah ucapan seorang hamba; اللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّـيْ، لَا إِلٓهَ إلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَاْ عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ Yang artinya: “Ya Allâh, Engkaulah Rabbku,…

Tahun Baru dalam Aqidah Kita

Tahun Baru dalam Aqidah Kita

Euforia tahun baru 2014 telah terasa di bulan ini. Baliho-baliho, spanduk-spanduk, dan atribut-atribut bertemakan “happy new year 2014” sangat ramai dipampang. Tua-muda, pria-wanita, kaya-miskin tidak mau ketinggalan dalam penyambutan acara tahunan ini. Yang akan menjadi sorotan dalam tulisan kali ini adalah fenomena yang biasa kita saksikan bersama, yaitu keikutsertaan sabagian kaum muslimin -kalau tidak mau dikatakan kebanyakan kaum muslimin- dalam ‘acara dunia bersama’ ini. Banyak alasan yang mendasari mereka untuk ikut terjun dalam pesta tahunan…

5 Kelembutan Ilahi dibalik ungkapan “puasa itu Untuk-Ku”

5 Kelembutan Ilahi dibalik ungkapan “puasa itu Untuk-Ku”

Sobat, mari sejenak ber-tafakkur tentang keagungan ibadah puasa. Ketika Allâh subhanahuwata’ala berfirman dalam sebuah hadits rabbâni (hadits qudsi): كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ “Seluruh amalan anak Adam untuk mereka sendiri, kecuali puasa. Sungguh, ibadah puasa itu untuk-Ku. Akulah yang langsung akan memberikan imbalannya. Puasa adalah perisai.” [Shahïh al-Bukhâri: 1904] Apa yang terlintas dalam hati kecil Anda saat membaca ungkapan “puasa adalah untuk-Ku”? Sementara literatur ilmiah periwayatan…