Sunnah Menghitung Bulan Sya’ban Demi Ramadhan

Sunnah Menghitung Bulan Sya’ban Demi Ramadhan

Abu Hurairah radhiallâhu’anhu mengabarkan bahwa Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: أَحْصُوا هِلاَلَ شَعْبَانَ لِرَمَضَانَ “Hitunglah bilangan bulan Sya’bân dalam rangka Ramadhân.” Hadits ini diriwayatkan oleh al-Imâm at-Tirmidzi rahimahullâh. Muhaqqiq kitab Jâmi’ul Ushûl (no. 687), Abdul Qâdir al-Arnauth, mengatakan bahwa sanad hadits tersebut derajatnya Hasan. Ibunda ‘Aisyah radhiallâhu’anha mengatakan: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَفَّظُ مِنْ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ “Dulu Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam menjaga hitungan…

Perangkap Iblis untuk Tholibul ‘Ilmi

Perangkap Iblis untuk Tholibul ‘Ilmi

Penyakit tholibul ‘ilmi; hobi membahas “أدق مسائل” masalah-masalah yang terlalu mendalam plus ghorib, namun melupakan pengamalan masalah-masalah yang sudah jelas dan lebih utama. Kita sering kali hanyut dalam kebanggaan membahas cabang-cabang permasalahan fiqih yang jarang disebut apalagi dibahas. Demi menampakkan eksistensi bahwa “aku lebih tau dari mereka”.

Nasehat Menghujam bagi Diri (dan Segenap Penulis)

Nasehat Menghujam bagi Diri (dan Segenap Penulis)

Menulis itu seharusnya menjadi kebutuhan diri, jauh sebelum ia menjadi hadiah yang bermanfaat bagi orang lain. Muhammad bin Ya’qub mengisahkan sosok Muhammad bin Nashr rahimahullah: ما رأيت أحسن صلاة منه، كنا نتعجب من حسن صلاته وخشوعه وهيئته للصلاة! ويزول عنا العجب حين نعلم بأنه صاحب الكتاب العظيم: “تعظيم قدر الصلاة” “Aku tak pernah melihat shalat yang lebih baik dari shalat yang ia kerjakan. Kami begitu takjub dengan kekhsyu’annya dan cara ia menghayati shalatnya. Ketakjuban itu…

Faidah Ushul–01: Kehilangan Pahala = Dosa???

Faidah Ushul–01: Kehilangan Pahala = Dosa???

Di kalangan Fuqoha (para ahli fiqih) dikenal istilah: فَوَاتُ الأَجْرِ كَحُصُوْلِ الإِثْمِ Atau yang jika diterjemahkan secara tekstual ke dalam bahasa kita, kalimat tersebut berbunyi: “Kehilangan pahala itu, seperti mendapat dosa” Maksudnya begini; Suatu amalan (yang diterangkan oleh syari’at bahwa amalan tersebut) jika dikerjakan maka berakibat pada berkurangnya pahala seseorang, maka bisa dipahami bahwa amalan tersebut terlarang alias haram untuk dikerjakan. Agar lebih jelas lagi, mari menyimak ucapan al-Imam Ibnu ‘Utsaimin rahimahullaah berikut ini dalam…

1 7 8 9 10 11 16