Seluruh Ayat al-Qur’an Bermuara pada Tauhid

Seluruh Ayat al-Qur’an Bermuara pada Tauhid

Ibnul Qayyim rahimahullah (691-751 H) berkata: كل آية في القرآن فهي متضمنة للتوحيد شاهدة به داعية إليه، فإن القرآن إمَّا خبر عن الله وأسمائه وصفاته وأفعاله فهو التوحيد العلمي الخبري، و إمَّا دعوة إلى عبادته وحده لا شريك له وخلع كل ما يعبد من دونه فهو التوحيد الإرادي الطلبي، و إمَّا أمر ونهي وإلزام بطاعته في نهيه وأمره فهي حقوق التوحيد ومكملاته، و إمَّا خبر عن كرامة الله لأهل توحيده وطاعته وما فعل بهم في…

Dialog Menggelikan dengan Seorang Penganut Syi’ah

Dialog Menggelikan dengan Seorang Penganut Syi’ah

Dalam video ini; Asy-Syaikh Dr. Utsman al-Khumais, pakar sejarah dan peneliti tentang Syi’ah (yang pernah berkunjung dan memberikan materi Dauroh di Ponpes Abu Hurairah Mataram ini) mengisahkan tentang sebuah dialog menggelikan antara kawan beliau (seorang Sunni) dengan seorang penganut Syi’ah. Berikut ini saya (admin kristaliman) narasikan ulang dialognya dengan sedikit penyesuaian tanpa merubah makna dan esensi: *** SUNNI: Allah berfirman: (الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ ٌ) Wanita-wanita bejat pantasnya untuk…

10 Langkah Menuju Pintu Ramadhan

10 Langkah Menuju Pintu Ramadhan

Tulisan ini adalah translasi makna dari sebuah goresan pena yang menggugah. Ditulis oleh Jam’ân al-Ghâmidi. Di bawah judul “Baina Yadai Ramadhân; Fadzakkir fa-inna adz-Dikrâ Tanfa’ul Mu’minîn”[1] (Di ambang Ramadhân; Berilah peringatan, karena peringatan itu baik bagi orang-orang mukmin). Berbicara tentang Ramadhân yang sebentar lagi datang. Langkah apa saja yang harus kita persiapkan. Langkah #1 أولاً: جرد القصد والنية لله جل وعلى واجعل الصيام والقيام لله خالصا واحرص على أن يكون لك خبيئة من العمل لايراها…

Memetik Sepenggal Akhlak Para Nabi

Memetik Sepenggal Akhlak Para Nabi

Para Nabi dan Rasul Allah subhanahu wa ta’ala adalah hamba Allah subhanahu wa ta’ala yang terbaik, mereka memiliki keutamaan dan kebaikan yang luas. Karena itu Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kita untuk meneladani perjalanan hidup mereka. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: أُولَئِكَ الَّذِيْنَ هَدَى اللهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ “Mereka itulah (para Nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka.” [QS. al-An’am: 90].   Di antara hal yang perlu kita teladani pada para Nabi…

Menunda Dakwah Tauhid Sampai Meraih Simpati Masyarakat…?? (Fatwa al-Imam al-Albani)

Menunda Dakwah Tauhid Sampai Meraih Simpati Masyarakat…?? (Fatwa al-Imam al-Albani)

Seorang da’i di awal-awal dakwahnya berusaha menarik simpati objek dakwahnya dengan cara mengikuti kebiasaan dan tradisi mereka, baru kemudian mendakwahkan sunnah kepada mereka. Benarkah metode seperti ini…?? Jawaban al-Imam al-Albani rahimahullähäh: Metode seperti itu tidaklah benar. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidaklah mengajak kaumnya kepada Islam dengan cara menarik simpati (keridhoan) mereka melalui tradisi yang biasa mereka kerjakan. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam langsung mengajak mereka kepada Tauhid….

BEBERAPA PRINSIP MENDASAR dalam MENDAKWAHKAN TAUHID

BEBERAPA PRINSIP MENDASAR dalam MENDAKWAHKAN TAUHID

Di antara problematika dakwah yang kerap kali menjadi perdebatan di kalangan aktivis dakwah adalah; masalah prioritas dalam dakwah dan bagaimana metode memulai dakwah [Majallah al-Buhüts al-‘Ilmiyyah: 43/229-234, al-Lajnah ad-Dä-imah][1]. Perdebatan dan silang pendapat pada ranah ini tentu saja sangat-sangat merugikan dan memalukan, sebab jauh sebelum terjadinya khilaf dalam masalah ini, di hadapan kita sudah ada al-Qur’an dan Sunnah yang telah jauh-jauh hari menggariskan jalan dakwah yang jelas dan gamblang dari para Nabi dan Rasul. Dan…

Sepucuk Surat dari Sang Khalifah ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh

Sepucuk Surat dari Sang Khalifah ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh

Suatu ketika Sang Khalïfah, ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh (wafat: 101-H / 720-M)[1], yang terkenal akan keilmuan dan kezuhudannya itu, menerima sepucuk surat yang berisikan sekelumit pertanyaan tentang al-Qadar (takdir). Tampaknya isi surat tersebut menyiratkan akan semburat kebid’ahan yang mulai muncul di masa beliau terkait keimanan terhadap takdir. Beliau pun segera menulis beberapa kalimat balasan, juga di atas sepucuk surat. Diiringi harapan akan seteguk ‘ibrah dan ilmu, biarkanlah sepucuk surat itu bercerita tentang kemuliaan apa yang…

BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

Untuk apa keberadaan kita di muka bumi ini? Kita tidak pernah memilih untuk hidup di muka bumi, lantas kenapa kita tiba-tiba terlahir dan tumbuh-berkembang di muka bumi? Kita tidak pernah memilih untuk menjadi seorang laki-laki atau wanita. Kita tidak pernah memilih untuk tinggal di tempat kita menetap saat ini. Bahkan kita tidak pernah memilih untuk terlahir dari rahim ibunda kita saat ini. Lantas kenapa dan untuk maksud apa? Dan untuk apa semua yang ada ini…??

TENTANG TAKDIR ILAHI (BAGIAN 2)

TENTANG TAKDIR ILAHI (BAGIAN 2)

BERDALIH DENGAN TAKDIR Pada pembahasan sebelumnya, telah dipaparkan empat tingkatan beriman kepada takdir. Pertama, kita wajib meyakini bahwa jauh sebelum makhluk tercipta, Allāh sudah mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi di alam semesta ini secara terperinci, baik yang tidak nampak (ghaib) maupun yang nampak, termasuk siapa di antara hamba-Nya yang akan memilih untuk taat dan siapa yang memilih ingkar. Kedua, kita wajib meyakini bahwa Allāh telah menuliskan segenap pengetahuan-Nya tersebut dalam sebuah kitab induk yaitu…

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Diriwayatkan dari Imam al-Muzanniy (murid terdekat Imam asy-Syafi’i), dia bertutur: “Aku membesuk asy-Syafi’i ketika beliau ditimpa sakit yang mengantarkannya pada ajal. Aku pun berkata padanya: ‘Bagaimana keadaanmu wahai guru?’ Beliau menjawab: ‘Keadaanku layaknya seseorang yang akan pergi meninggalkan dunia, yang segera akan berpisah dengan saudara, yang sejenak lagi akan meneguk gelas kematian, yang akan bertemu dengan buruknya amalku, yang akan menghadap Allah. Aku tak tahu, apakah ruhku akan terbang melayang menuju surga, hingga aku pantas…

1 2 3 4 5 6 10