AMALAN- AMALAN SUNNAH YANG DIJAGA DI BULAN ROMADHON

AMALAN- AMALAN SUNNAH YANG DIJAGA DI BULAN ROMADHON

AMALAN- AMALAN SUNNAH YANG DIJAGA DI BULAN ROMADHON a. Sholat dua roka’at sebelum subuh Dari Aisyah rodhiyallohu ‘anha dari Nabi  bersabda: « رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا » Dua roka’at fajar lebih baik dari dunia dan seisinya. (HR. Muslim 725). b. Menjaga sholat sunnah rowatib yang 12 roka’at dan sebaiknya dikerjakan di rumah. Dari Ummu Habibah rodhiyallohu ‘anha, ia mendengar Rasululloh ﷺ bersabda: « مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ سَجْدَةً تَطَوُّعًا بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ…

SYAFAAT DALAM ISLAM

SYAFAAT DALAM ISLAM

Di antara bagian dari ketaqwaan yang paling penting adalah mengesakan Allah dan tidak menduakan-Nya dengan apapun. Banyak kaum muslimin tidak sadar menyekutukan Allah karena ingin mendapatkan syafaat. Sebabnya mereka berusaha mendekatkan diri pada orang atau makhluk atau benda yang mereka yakini dapat mendatangkan syafaat.

KAPAN PERKARA MUBAH = BID’AH…??

KAPAN PERKARA MUBAH = BID’AH…??

Ibadah itu, jika tidak berstatus sunnah (anjuran), maka pasti berstatus wajib. Yang namanya ibadah, tidak keluar dari dua hal tersebut. Demikian penjelasan Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Atas dasar ini, jika ada orang menganggap perkara-perkara yang mubah sebagai ibadah, maka ibadah tersebut termasuk bid’ah yang tertolak dan tercela. KECUALI jika hal yang mubah tersebut dilakukan demi menopang atau membantu ketaatan pada Allah. Contoh: Main futsal itu mubah, kalau “futsalnya” dianggap ibadah, jadilah ia bid’ah. Namun jika dianggap…

PERMUSUHAN YAHUDI TERHADAP ISLAM SETELAH RASULULLAH WAFAT

PERMUSUHAN YAHUDI TERHADAP ISLAM SETELAH RASULULLAH WAFAT

Substansi permusuhan Yahudi terhadap Islam adalah masalah agama, bukan permusuhan yang menyangkut perebutan tanah, wilayah ataupun perbatasan, sebagaimana opini yang berkembang di khalayak. Bukan masalah tersebut, tetapi karena persoalan yang menyangkut aqidah dan Islam. Permusuhan Yahudi, telah dijelaskan oleh dalam firman-Nya: لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” [al-Maidah/5:82]. Orang Yahudi memandang tidak mungkin melawan Islam dan kaum muslimin selama Rasulullah shallallahu ‘alaihi…

INDAHNYA TAUBAT

INDAHNYA TAUBAT

(Sebuah Renungan…) Inilah kisah nyata yang seakan terlupakan. Kisah yang hanya diungkap oleh al-Quran. Pena-pena pendongeng dan novelis tak pernah menuliskannya. Inilah kisah antara para hamba dan Pencipta mereka. Kisah antara kita dan Allah, Sang Pencipta. Kisah tentang welas asih ar-Rahman, Yang Maha Penyayang, terhadap para hamba yang zalim lagi durhaka.

Tanggapan atas Ust. Abdul Somad hafizhahullah (Bag. 2)

Tanggapan atas Ust. Abdul Somad hafizhahullah  (Bag. 2)

Antara Ust. Abdul Somad, MA., Mu’tazilah, & Imam Abul Hasan al-Asy’ary (pro Nabi, Sahabat, serta Imam-Imam Salaf)   *** MUKADDIMAH Keyakinan bahwa Allah itu Maha Tinggi dan berada di atas, sejatinya merupakan keyakinan yang telah terpatri dalam fitrah kaum muslimin secara umum. Ungkapan-ungkapan mereka yang biasa kita dengar semisal; “Kita serahkan pada Yang di Atas”…, “Kalau Yang di Atas telah berkehendak”…., dan lain-lain yang semisal,

Tanggapan Atas Tulisan Ust. H. Abdul Somad, Lc., MA. – Bag. 1

Tanggapan Atas Tulisan Ust. H. Abdul Somad, Lc., MA. – Bag. 1

(Pendalilan Bid’ah Hasanah dengan Kisah Bilal) ———- Ust. H. Abdul Somad, Lc., MA. –semoga Allah selalu menjaga dan membimbing beliau— dalam bukunya yang berjudul “37 Masalah Populer” pada halaman yang ke-42, membawakan kisah tentang Bilal radhiallahu ‘anhu.  Kisah ini beliau jadikan sebagai dalil atau argumentasi yang menyokong apa yang beliau sebut sebagai bid’ah mahmudah atau bidah hasanah. Beliau mengatakan: “Ada beberapa perbuatan yang tidak dilakukan oleh Rasulullah ﷺ tidak pernah beliau ucapkan dan tidak pernah…

ADAB BERMEDIA SOSIAL

ADAB BERMEDIA SOSIAL

ADAB BERMEDIA SOSIAL Berabad-abad yang lalu, Nabi kita yang mulia ﷺ mengabarkan salah satu tanda dekatnya hari kiamat. Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ تَسْلِيمَ الْخَاصَّةِ، وَفُشُوَّ التِّجَارَةِ، حَتَّى تُعِينَ الْمَرْأَةُ زَوْجَهَا عَلَى التِّجَارَةِ، وَقَطْعَ الْأَرْحَامِ، وَشَهَادَةَ الزُّورِ، وَكِتْمَانَ شَهَادَةِ الْحَقِّ، وَظُهُورَ الْقَلَمِ “Sesungguhnya di hadapan hari kiamat akan muncul fenomena berupa: salam ditebarkan ke orang-orang tertentu saja, menjamurnya perdagangan sampai-sampai istri membantu suaminya berdagang, diputuskannya tali silaturahim, persaksian palsu, disembunyikannya persaksian yang benar,…

1 2 3 4 5 6 17