BEBERAPA PRINSIP MENDASAR dalam MENDAKWAHKAN TAUHID

BEBERAPA PRINSIP MENDASAR dalam MENDAKWAHKAN TAUHID

Di antara problematika dakwah yang kerap kali menjadi perdebatan di kalangan aktivis dakwah adalah; masalah prioritas dalam dakwah dan bagaimana metode memulai dakwah [Majallah al-Buhüts al-‘Ilmiyyah: 43/229-234, al-Lajnah ad-Dä-imah][1]. Perdebatan dan silang pendapat pada ranah ini tentu saja sangat-sangat merugikan dan memalukan, sebab jauh sebelum terjadinya khilaf dalam masalah ini, di hadapan kita sudah ada al-Qur’an dan Sunnah yang telah jauh-jauh hari menggariskan jalan dakwah yang jelas dan gamblang dari para Nabi dan Rasul. Dan…

Sepucuk Surat dari Sang Khalifah ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh

Sepucuk Surat dari Sang Khalifah ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh

Suatu ketika Sang Khalïfah, ‘Umar bin ‘Abdilazïz rahimahullâh (wafat: 101-H / 720-M)[1], yang terkenal akan keilmuan dan kezuhudannya itu, menerima sepucuk surat yang berisikan sekelumit pertanyaan tentang al-Qadar (takdir). Tampaknya isi surat tersebut menyiratkan akan semburat kebid’ahan yang mulai muncul di masa beliau terkait keimanan terhadap takdir. Beliau pun segera menulis beberapa kalimat balasan, juga di atas sepucuk surat. Diiringi harapan akan seteguk ‘ibrah dan ilmu, biarkanlah sepucuk surat itu bercerita tentang kemuliaan apa yang…

10 Sampah Jiwa Menurut Ibnul Qayyim

10 Sampah Jiwa Menurut Ibnul Qayyim

Ibnul Qayyim rahimahullâh (wafat: 751-H) mengatakan; “Ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat, layaknya sampah buangan bagi seorang insan[1]: #01: علم لا يعمل به Ilmu yang mengendap lantas mati, tidak terhidupkan dalam wujud amal yang shalih #02: وعمل لا إخلاص فيه ولا اقتداء Amal yang kosong dari ruh keikhlasan dan sunyi dari spirit mutâba’ah kepada sunnah. #03: ومال لا ينفق منه فلا يستمتع به جامعه في الدنيا ولا يقدمه أمامه في الآخرة. Harta yang tidak di-infaq-kan…

BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

Untuk apa keberadaan kita di muka bumi ini? Kita tidak pernah memilih untuk hidup di muka bumi, lantas kenapa kita tiba-tiba terlahir dan tumbuh-berkembang di muka bumi? Kita tidak pernah memilih untuk menjadi seorang laki-laki atau wanita. Kita tidak pernah memilih untuk tinggal di tempat kita menetap saat ini. Bahkan kita tidak pernah memilih untuk terlahir dari rahim ibunda kita saat ini. Lantas kenapa dan untuk maksud apa? Dan untuk apa semua yang ada ini…??

Faidah Ushul – 02: Jika Kaidah Madzhab Bertentangan dengan Dalil (Umum—sekalipun—)

Faidah Ushul – 02: Jika Kaidah Madzhab Bertentangan dengan Dalil (Umum—sekalipun—)

Para ulama yang setia berjalan di atas manhaj Salafush Shâlih telah menegaskan bahwa: القَاعِدَةُ لَا تَثْبُتُ إلَّا بِدَلِيْلٍ فَيُسْتَدَلُّ لَهَا مِنَ الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ وَلَا يُسْتَدَلُّ بِهَا إذَا لَمْ تَثْبُتْ بِالدَّلِيْلِ “Suatu kaidah tidak bisa dianggap sebagai kaidah kecuali jika didasari oleh dalil dari al-Kitab dan as-Sunnah, dan kaidah tersebut tidak bisa dijadikan dalil jika belum didasari oleh dalil” Sehingga, kaidah apa saja yang tidak berlandaskan kepada dalil dari al-Qur’an ataupun Sunnah, maka kaidah tersebut adalah…

Inilah Yang Telah Lama Hilang dari Kita, Yaa Akhi…!!

Inilah Yang Telah Lama Hilang dari Kita, Yaa Akhi…!!

Saat kumandang ibadah diserukan, seketika itu pula sejagad hati bertawajjuh pada Rabb-nya. Tak ada yang mengusik pikiran. Tak ada yang menggelayut di hati. Yang ada hanya hasrat tuk menundukkan wajah dalam keheningan sujud di hadapan-Nya. Begitu tenangnya arus darah yang menyusuri setiap sudut arteri. Betapa damai setiap hembusan nafas demi nafas. Betapa tentramnya selaput ari menyelimuti sekujur tubuh. Pori-pori begitu nyenyak mengatup kelopak matanya. Jantung berdetak dalam ritme yang khudu’, seolah melantunkan lafaz-lafaz dzikir yang…

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Diriwayatkan dari Imam al-Muzanniy (murid terdekat Imam asy-Syafi’i), dia bertutur: “Aku membesuk asy-Syafi’i ketika beliau ditimpa sakit yang mengantarkannya pada ajal. Aku pun berkata padanya: ‘Bagaimana keadaanmu wahai guru?’ Beliau menjawab: ‘Keadaanku layaknya seseorang yang akan pergi meninggalkan dunia, yang segera akan berpisah dengan saudara, yang sejenak lagi akan meneguk gelas kematian, yang akan bertemu dengan buruknya amalku, yang akan menghadap Allah. Aku tak tahu, apakah ruhku akan terbang melayang menuju surga, hingga aku pantas…

Sunnah Menghitung Bulan Sya’ban Demi Ramadhan

Sunnah Menghitung Bulan Sya’ban Demi Ramadhan

Abu Hurairah radhiallâhu’anhu mengabarkan bahwa Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: أَحْصُوا هِلاَلَ شَعْبَانَ لِرَمَضَانَ “Hitunglah bilangan bulan Sya’bân dalam rangka Ramadhân.” Hadits ini diriwayatkan oleh al-Imâm at-Tirmidzi rahimahullâh. Muhaqqiq kitab Jâmi’ul Ushûl (no. 687), Abdul Qâdir al-Arnauth, mengatakan bahwa sanad hadits tersebut derajatnya Hasan. Ibunda ‘Aisyah radhiallâhu’anha mengatakan: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَفَّظُ مِنْ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ “Dulu Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam menjaga hitungan…

Perangkap Iblis untuk Tholibul ‘Ilmi

Perangkap Iblis untuk Tholibul ‘Ilmi

Penyakit tholibul ‘ilmi; hobi membahas “أدق مسائل” masalah-masalah yang terlalu mendalam plus ghorib, namun melupakan pengamalan masalah-masalah yang sudah jelas dan lebih utama. Kita sering kali hanyut dalam kebanggaan membahas cabang-cabang permasalahan fiqih yang jarang disebut apalagi dibahas. Demi menampakkan eksistensi bahwa “aku lebih tau dari mereka”.

Nasehat Menghujam bagi Diri (dan Segenap Penulis)

Nasehat Menghujam bagi Diri (dan Segenap Penulis)

Menulis itu seharusnya menjadi kebutuhan diri, jauh sebelum ia menjadi hadiah yang bermanfaat bagi orang lain. Muhammad bin Ya’qub mengisahkan sosok Muhammad bin Nashr rahimahullah: ما رأيت أحسن صلاة منه، كنا نتعجب من حسن صلاته وخشوعه وهيئته للصلاة! ويزول عنا العجب حين نعلم بأنه صاحب الكتاب العظيم: “تعظيم قدر الصلاة” “Aku tak pernah melihat shalat yang lebih baik dari shalat yang ia kerjakan. Kami begitu takjub dengan kekhsyu’annya dan cara ia menghayati shalatnya. Ketakjuban itu…

1 2 3 4