BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

BORN TO PRAY: TUJUAN HIDUP KITA

Untuk apa keberadaan kita di muka bumi ini? Kita tidak pernah memilih untuk hidup di muka bumi, lantas kenapa kita tiba-tiba terlahir dan tumbuh-berkembang di muka bumi? Kita tidak pernah memilih untuk menjadi seorang laki-laki atau wanita. Kita tidak pernah memilih untuk tinggal di tempat kita menetap saat ini. Bahkan kita tidak pernah memilih untuk terlahir dari rahim ibunda kita saat ini. Lantas kenapa dan untuk maksud apa? Dan untuk apa semua yang ada ini…??

TENTANG TAKDIR ILAHI (BAGIAN 2)

TENTANG TAKDIR ILAHI (BAGIAN 2)

BERDALIH DENGAN TAKDIR Pada pembahasan sebelumnya, telah dipaparkan empat tingkatan beriman kepada takdir. Pertama, kita wajib meyakini bahwa jauh sebelum makhluk tercipta, Allāh sudah mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi di alam semesta ini secara terperinci, baik yang tidak nampak (ghaib) maupun yang nampak, termasuk siapa di antara hamba-Nya yang akan memilih untuk taat dan siapa yang memilih ingkar. Kedua, kita wajib meyakini bahwa Allāh telah menuliskan segenap pengetahuan-Nya tersebut dalam sebuah kitab induk yaitu…

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Wasiat Terakhir Imam Syafi’i Rahimahullah

Diriwayatkan dari Imam al-Muzanniy (murid terdekat Imam asy-Syafi’i), dia bertutur: “Aku membesuk asy-Syafi’i ketika beliau ditimpa sakit yang mengantarkannya pada ajal. Aku pun berkata padanya: ‘Bagaimana keadaanmu wahai guru?’ Beliau menjawab: ‘Keadaanku layaknya seseorang yang akan pergi meninggalkan dunia, yang segera akan berpisah dengan saudara, yang sejenak lagi akan meneguk gelas kematian, yang akan bertemu dengan buruknya amalku, yang akan menghadap Allah. Aku tak tahu, apakah ruhku akan terbang melayang menuju surga, hingga aku pantas…

Tentang Takdir Ilahi

Tentang Takdir Ilahi

Keyakinan pada takdir Allāh adalah salah satu rukun iman di antara rukun-rukun iman (arkān al-īmān) yang enam. Seseorang belumlah dikatakan beriman jika tidak mengimani takdir Allāh, sekalipun dia meyakini kelima rukun iman yang lain. Bahkan segenap amal salatnya, puasanya, hajinya, sedekahnya, dan seluruh amal ibadahnya, tidak akan diterima oleh Allāh jika dia belum beriman pada takdir dengan keimanan yang benar. ‘Abdullāh bin ‘Umar, putra ‘Umar bin al-Khaṭṭāb raḍiallāhu’anhuma, pernah berkata tentang sekelompok orang yang mengingkari…

MUSIBAH DAN SOLUSINYA

MUSIBAH DAN SOLUSINYA

Tidak ada seorangpun di muka bumi ini melainkan pasti akan mendapatkan ujian dari Allah subhanhu wa ta’ala. Lebih-lebih orang shalih dan para auliya’ullah (para kekasih Allah subhanhu wa ta’ala). Allah subhanhu wa ta’ala berfirman: إِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَومًا اِبْتَلَاهُمْ فَمَنْ َرضِيَ فَلَهُ الرِّضَى وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ “Sesungguhnya Allah  apabila ia mencintai suatu kaum maka ia akan memberinya ujian, maka barang siapa yang ridha maka ia akan mendapat ridha Allah  dan barang siapa yang…

Download Materi Kajian Ust. Dr. Sofyan Fuad Baswedan, Lc. MA di Lombok “Sudah Benarkah Syahadat Kita”

Download Materi Kajian Ust. Dr. Sofyan Fuad Baswedan, Lc. MA di Lombok “Sudah Benarkah Syahadat Kita”

Berikut Link download Materi Kajian Ust. Dr. Sofyan Fuad Baswedan, Lc. MA yang insyaAllah diselenggarakan di Masjid Sulaiman Fauzan Al Fauzan, Bagek Nyaka, Lombok Timur pada hari Selasa(ba’da maghrib), 7 Rajab 1438 H/ 4 April 2017 M SUDAH BENARKAH SYAHADAT KITA https://drive.google.com/file/d/0B3Sr3CdKg8LoTE0xWTBFdHo3RDQ/view?usp=drivesdk

FENOMENA SYIRIK CINTA

FENOMENA SYIRIK CINTA

Sesungguhnya semua Ibadah dan ketaatan tidak akan tegak kecuali di atas tiga rukun yang harus tertancap dalam hati kita yaitu cinta (الْحُبُّ), takut (الْخَوْفُ) dan berharap (الرَّجَاءُ). Allah Ta’ala berfirman tentang cinta (artinya): “Dan orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.” (QS. al Baqarah: 165).

JADIKANLAH AKHIRAT NIAT & TUJUANMU

JADIKANLAH AKHIRAT NIAT & TUJUANMU

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu’anhu, ia mendengar Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ. “Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia…

AQIDAH IMAM SYAFI’I

AQIDAH IMAM SYAFI’I

Imam Muhammad bin Idris as-Syafi’i rahimahullahu adalah seorang ulama klasik yang memiliki jasa dan usaha yang mulia nan berkah dalam membela sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengajak umat untuk kembali kepada al-Quran dan Sunnah. Beliau merupakan sosok ulama pembaharu agama yang sebagian besar ulama menyebutkan bahwa beliau salah satu bagian dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: إنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الأُمَّة عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَن يُجَدِّدُ لَهَا دِيْنَهَا “Sesungguhnya Alloh…

1 2 3 4