INTISARI KHUTBAH ‘IEDUL ADHA 1439 H

INTISARI KHUTBAH ‘IEDUL ADHA 1439 H

Beberapa Intisari Khutbah ‘Iedul Adha 1439 oleh Ust. Mukti Ali Abdulkarim, di Mataram – Lombok Sebesar apapun musibah yang menimpa kita, tidak sebesar musibah dicabutnya iman dan aqidah yang Haq dari dada-dada kita. وَلَوْلَا أَنْ ثَبَّتْنَاكَ لَقَدْ كِدْتَ تَرْكَنُ إِلَيْهِمْ شَيْئًا قَلِيلًا “Dan sekiranya Kami tidak memperteguh (hati)mu (wahai Muhammad ﷺ), niscaya engkau hampir saja condong sedikit kepada mereka (orang-orang kafir itu)” (QS. Al-Isra’: 74) Ayat diatas menggambarkan betapa musibah yang terjadi pada Aqidah, adalah musibah…

MUSIBAH DAN SOLUSINYA

MUSIBAH DAN SOLUSINYA

Tidak ada seorangpun di muka bumi ini melainkan pasti akan mendapatkan ujian dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Lebih-lebih orang shalih dan para auliya’ullah (para kekasih Allah Subhanahu wa ta’ala). Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda: إِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَومًا اِبْتَلَاهُمْ فَمَنْ َرضِيَ فَلَهُ الرِّضَى وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ “Sesungguhnya Allah apabila ia mencintai suatu kaum maka ia akan memberinya ujian, maka barang siapa yang ridha maka ia akan mendapat ridha Allah  dan barang siapa yang…

WARNA WARNI HATI

WARNA WARNI HATI

Hidup ini penuh warna-warni. Warna kehidupan tak selalu putih atau keemasan terang benderang. Terkadang hitam kelam terkadang abu pucat, terkadang merah bersemangat. Apa yang menyebabkan perubahan warna kehidupan tersebut? Sunnatullah kehidupan tidaklah berubah. Yang berubah adalah cara pandang kita (world view). Yang berganti adalah suasana hati kita. Sering kali berbolak-balik.

Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi

Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi

Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi (09-07-2018, Masjid Fauzan al-Fauzan Lotim) —————- Saya memohon kepada Allah agar menjadikan yang hadir, orang-orang yang jika bermaksiat mereka bertaubat, bila menerima nikmat mereka bersyukur, dan bila diuji mereka bersabar. Yang demikian ini adalah tanda kebahagiaan. Kehidupan manusia penuh dengan ujian. Manusia di antara dua keadaan dalam menghadapi ujian dan cobaan; sukses atau gagal. Tentu keselamatan dan kesuksesan tersebut ada di tangan Allah. Dan itu bergantung pada kesusksesan kita menghadapi…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.6)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.6)

(Bag.6) Panderman, Bersin, dan Empati Guru dalam Doa Tidak sedikit di antara kami (peserta dauroh) mungkin kurang adaptif terhadap perubahan cuaca. Suhu di Batu-Malang, khususnya di malam hari, bisa turun mencapai 15°-13°. Plus angin “berkarakter khas” dari atas pebukitan Panderman, seakan berhembus untuk membagi-bagikan suhu tersebut masuk ke setiap sudut ruang penginapan kami. Ada beberapa peserta dauroh yang ditimpa sakit–syafaahumullaah–. Namun Panitia sigap menyediakan stok obat-obatan yang memadai, jazaahumullaahu khoiron. Bayangkan..!! Ada sekitar 525 peserta…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.5)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.5)

(Bag.5) Jadi, Ceritanya Begini…. Jangankan berinteraksi langsung dengan para ulama Rabbani, melihat mereka saja bisa menambah keyakinan kita akan kebenaran ilmu di atas manhaj Salaf ini. Kenapa demikian? Karena kita bisa menyaksikan secara langsung buah ranum nan indah dari keberkahan pohon ilmu yang ada dalam dada-dada mereka. Buah yang tidak kita dapatkan ketika kita mendalami ilmu yang tidak mereka dalami. Bagi yang telah malang melintang pindah harokah, halaqoh, dan haluan hizb, lalu kecantol dengan kajian…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.4)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.4)

(Bag.4) Pesan Mendalam Syaikh Prof. Sindi dalam Sambutannya التعب وتجشم المجيء إلى هذه البلاد الطيبة انتهى بمجرد رؤيا هذه الوجوه النيرة “Lelah dan letih yang menyakitkan selama perjalanan menuju negeri yang baik ini, tiba-tiba hilang begitu saja, saat (kami) melihat wajah-wajah yang bercahaya ini….”

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.3)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.3)

(Bag.3) Kisah Di Pesawat: Dari LIA – Juanda Saya duduk di sheet 6B (seharusnya 6A), tapi karena Ust. Sapar rupa-rupanya ingin duduk dekat dengan akses keluar, saya pun duduk di tengah. Lagi pula asyik bisa foto-foto view di luar. Duduk di samping kiri saya, Ust. Dafit. Beliau ini ni’mal jaliss, selalu membawa tawa dan keceriaan selama di perjalanan. Ok, back to the view out there. Wow… Awesome. Pilotnya seakan mengerti jiwa Abhur Tracker. Kami di…

1 2 3 5