Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi

Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi

Fawaid Kajian Syekh Prof. Sindi (09-07-2018, Masjid Fauzan al-Fauzan Lotim) —————- Saya memohon kepada Allah agar menjadikan yang hadir, orang-orang yang jika bermaksiat mereka bertaubat, bila menerima nikmat mereka bersyukur, dan bila diuji mereka bersabar. Yang demikian ini adalah tanda kebahagiaan. Kehidupan manusia penuh dengan ujian. Manusia di antara dua keadaan dalam menghadapi ujian dan cobaan; sukses atau gagal. Tentu keselamatan dan kesuksesan tersebut ada di tangan Allah. Dan itu bergantung pada kesusksesan kita menghadapi…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.6)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.6)

(Bag.6) Panderman, Bersin, dan Empati Guru dalam Doa Tidak sedikit di antara kami (peserta dauroh) mungkin kurang adaptif terhadap perubahan cuaca. Suhu di Batu-Malang, khususnya di malam hari, bisa turun mencapai 15°-13°. Plus angin “berkarakter khas” dari atas pebukitan Panderman, seakan berhembus untuk membagi-bagikan suhu tersebut masuk ke setiap sudut ruang penginapan kami. Ada beberapa peserta dauroh yang ditimpa sakit–syafaahumullaah–. Namun Panitia sigap menyediakan stok obat-obatan yang memadai, jazaahumullaahu khoiron. Bayangkan..!! Ada sekitar 525 peserta…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.5)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.5)

(Bag.5) Jadi, Ceritanya Begini…. Jangankan berinteraksi langsung dengan para ulama Rabbani, melihat mereka saja bisa menambah keyakinan kita akan kebenaran ilmu di atas manhaj Salaf ini. Kenapa demikian? Karena kita bisa menyaksikan secara langsung buah ranum nan indah dari keberkahan pohon ilmu yang ada dalam dada-dada mereka. Buah yang tidak kita dapatkan ketika kita mendalami ilmu yang tidak mereka dalami. Bagi yang telah malang melintang pindah harokah, halaqoh, dan haluan hizb, lalu kecantol dengan kajian…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.4)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.4)

(Bag.4) Pesan Mendalam Syaikh Prof. Sindi dalam Sambutannya التعب وتجشم المجيء إلى هذه البلاد الطيبة انتهى بمجرد رؤيا هذه الوجوه النيرة “Lelah dan letih yang menyakitkan selama perjalanan menuju negeri yang baik ini, tiba-tiba hilang begitu saja, saat (kami) melihat wajah-wajah yang bercahaya ini….”

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.3)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.3)

(Bag.3) Kisah Di Pesawat: Dari LIA – Juanda Saya duduk di sheet 6B (seharusnya 6A), tapi karena Ust. Sapar rupa-rupanya ingin duduk dekat dengan akses keluar, saya pun duduk di tengah. Lagi pula asyik bisa foto-foto view di luar. Duduk di samping kiri saya, Ust. Dafit. Beliau ini ni’mal jaliss, selalu membawa tawa dan keceriaan selama di perjalanan. Ok, back to the view out there. Wow… Awesome. Pilotnya seakan mengerti jiwa Abhur Tracker. Kami di…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.2)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (bag.2)

(Bag. 2) Dua Gunung Ilmu Alhamdulillah, tahun ini bisa ikut Dauroh Masyaikh lagi. Kali ini adalah Dauroh Syar’iyyah ke-19 di Batu-Malang. Tentunya sudah makruf, gawe akbar ilmiah tahunan ini diselenggarakan oleh STAI ‘Ali bin Abi Thalib Surabaya. Kali ini menghadirkan 2 ulama besar Madinah; 1. Syaikh Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaily. Beliau adalah pakar di berbagai cabang Ilmu Islam, khususnya fiqih. Ulama paling sepuh di Madinah, Syaikh Prof. Dr. Abdul Muhsin al-‘Abbaad, menjuluki Syaikh Sulaiman sebagai…

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (Bag.1)

KISAH SEPUTAR DAUROH-19, BATU-MALANG (Bag.1)

(Bag.1) Dari Lombok ke Batu: Perjalanan Menuju LIA Jam di HP menunjukkan angka, 07.07, akh Shalihin yang bertugas mengantar kami ke LIA (Lombok International Airport) belum juga muncul di Pondok. Telpon saya akhirnya diangkat juga. “Lagi di jalan tadz…” katanya. Kami udah gelisah menunggu. Anggota kloter pertama udah komplit. Ada Ust. Jamal, Ust. Sapar, Ust. Jabir, Ust. Dafit, Ust. Sofi, Ust. Hamdan, Ust. Ilham, Ust. Jun, dan saya sendiri (Abu Ziyan). Akhirnya, akh Shalihin muncul…

MULIA DENGAN DO’A

MULIA DENGAN DO’A

Kisah Inspiratif: Antara Syaikh Abdurrazzaq, Pemuda Penggila Musik, & Doa Lailatul Qadar —————– Dalam salah satu ceramahnya, Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq al-Badr -hafizhahullaah- mengatakan: Saya akan menceritakan sebuah kisah. Saya ceritakan kisah ini tidak ada maksud lain kecuali untuk menyampaikan faedah yang terkandung di dalamnya. Tidak ada maksud lain.

SEPARUH KURMA

SEPARUH KURMA

SEPARUH KURMA Rasulullah ﷺ bersabda: فَاتَّقُوْا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ “Lindungi diri kalian dari neraka, walau dengan (sedekah) separuh kurma. Jika tidak ada, maka (bersedekahlah) dengan tutur kata yang baik.” [al-Bukhari – Muslim]

BAHAYA LATEN LALAI

BAHAYA LATEN LALAI

BAHAYA LATEN LALAI Tatkala gemerlap dunia kian indah dan menghanyutkan, manusia semakin lupa akan hari kematian apalagi memperbanyak bekal untuk hari kebangkitan. Mall dan tempat hiburan jadi pilihan, masjid-masjid dan majelis ta’lim ditinggalkan. Hp dan berita jadi konsumsi harian sementara membaca al Qur’an hanya musiman. Ya…kita hidup di zaman yang sangat melalaikan sehingga mati menjadi suatu kebencian dan akhirat makin dilalaikan.

1 2 3 4