BAHASAN ILMIAH: PENDAPAT “PALING PAS” TENTANG TABYIITUN NIYYAH (NIAT PUASA)

BAHASAN ILMIAH: PENDAPAT “PALING PAS” TENTANG TABYIITUN NIYYAH (NIAT PUASA)

Prolog Dalam masalah puasa Ramadhan, para ulama berbeda pendapat terkait kewajiban niat puasa. Setidaknya pendapat mereka terbagi menjadi dua pendapat. Saya (dengan segala keterbatasan ilmu dan kerdilnya amal) mencoba melakukan penelitian  “kecil-kecilan” tentang tema ini demi mencari pendapat yang paling dekat dengan kebenaran. Alhasil, penelitian “kecil-kecilan” tersebut mengantarkan saya pada kesimpulan sementarabahwa pendapat yang lebih kuat adalah pendapat kedua, tentunya dengan dalil dan argumentasi ulama yang menyokongnya. Penelitian berlanjut selama beberapa hari. Ternyata saya dapati di sana ada…